Turin – Amunisi anyar Juventus, Matthijs De Ligt, mengungkapkan faktor yang membuat dirinya menerima pinangan dari Si Nyonya Tua. Sang pemain juga menegaskan jika kepindahannya bukanlah karena Cristiano Ronaldo.

Kepindahan sang pemain memang sempat memunculkan banyak spekulasi terkait masa depannya. Banyak klub yang menyatakan tertarik dengan punggawa Ajax Amsterdam tersebut.

Tidak main-main, raksasa sepakbola seperti Barcelona, Manchester United, Manchester City, Liverpool, Bayern Munchen, hingga Paris Saint-Germain turut meramaikan perburuan Matthijs De Ligt.

De Ligt sendiri tak memberikan petunjuk jelas ke mana ia akan berlabuh, meski pihak Ajax sudah menginformasikan defendernya itu kemungkinan besar hengkang. Hal itu akhirnya membuat Ronaldo angkat bicara.

Hingga akhirnya De Ligt resmi berseragam Juventus, ada kabar jika Ronaldo membujuk sang pemain agar mau pindah ke Turin usai dihelatnya final UEFA Nations League antara Belanda dan Portugal.

Namun, baru-baru ini De Ligt membantah hal tersebut dan mengungkapkan faktor yang membuatnya menerima pinangan dari Juventus.

“Setelah final UEFA Nations League, saya sudah yakin bahwa saya ingin bergabung dengan Juventus, tetapi itu masih tetap merupakan pujian besar memiliki Cristiano Ronaldo meminta saya untuk bergabung di sini tetapi itu tidak membuat perbedaan,” buka De Ligt.

“Saya datang ke sini karena Italia adalah salah satu negara paling tradisional bagi para defender. Juventus adalah langkah maju yang bagus bagi saya,” ungkap sang pemain.

“Di Belanda ada banyak cara membangun serangan dari belakang dan memiliki garis pertahanan yang tinggi. Italia lebih tentang zonal marking dan bertahan bersama, saya pikir Juve dapat membantu saya dan saya dapat membantu mereka.”

“Ajax adalah lingkungan yang lebih muda dan di sini saya berharap saya bisa belajar dari para juara hebat seperti Chiellini, Gianluigi Buffon, Cristiano dan banyak lainnya,” pungkas Matthijs De Ligt.